Petra Kota Yang Hilang

Setelah Perang Salib di abad ke-12, Petra sempat menjadi ‘kota yang hilang’ selama lebih dari 500 tahun (lost city). Hanya penduduk lokal (suku Badui) di wilayah Arab yang mengenalnya. Petra adalah sebuah kota yang berada di timur tengah tepatnya di Yordania. Yang membuat kota ini layak dan menarik untuk dikunjungi karna terdapat situs arkeolog. kota ini dibangun sekitar tahun 312 sebelum masehi di kota ma’an yordania . Terletak di dataran rendah di antara gunung gunung yang membentuk sayap timur. kota ini pertama kali ditemukan oleh pengelana Swis, Johann Ludwig Burckhardt. Pada tanggal 6 desember 1985 Petra masuk sebagai salah satu situs Warisan Dunia UNNESCO.

Petra merupakan maha karya yang sangat megagumkan dimana gunung yang tandus dibuat sedemikian rupa dengan tingkat kerumitan yang tinggi. Suku Nabatean yang berada dibalik pembagunan kota Petra yang fenomenal. Suku Nabaten diangap pintar karena pada jaman itu mereka sudah bisa memikirkan bagaimana caranya membuat parit yang dapat megalirkan air sampai ke kota, dimana tempat tinggal meraka tergolong tandus dan gersang.

Dengan kepintaran yang mereka miliki dapat merubah kota ini menjadi kota perdangangan yang maju.Hal ini didukung dengan letak wilayah Petra yang straregis. Arsitektur Petra dipengaruhi oleh bangsa romawi dan islam. menurut sejarah bangsa romawi menguasai petra pada abat ke 100 masehi. Pada abad ke-7 masehi, islam masuk di Petra terbukti dengan adanya makam dari Nabi Harun yang menjadi tempat keramat bagi umat mulim di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *