Kuil Melayang Di Kaki Gunung Hengsan

Kuil Hanging Hengshan adalah tampilan arsitektur yang menakjubkan. Bagaiman tidak kuil ini dibangun di tebing batu kaki Gunung HEngsan, propinsi Shangxi, China. Gunung Heng Shan dikenal sebagai Gunung Utara dan termasuk salah satu  dari lima gunung suci di China .
Kuil Melayang Di Kaki Gunung Hengsan
Bangunan ini diperkirakan tarusan tahun. Menurut keyakinan warga setempat kuin ini dibangun pada akhir dinasti Wei-Wei (386-534 AD) oleh seorang biarawan bernama Liao Ran. Kuil ini kemudian direnofasi pada tahun 1900-an. Semua bangunan, seakan tergantung di lereng bukit batu berdiri tegak, dan puncak tebing tampak terbalik. Saat Anda melihat ke atas nampaknya bangunan tersebut menempel pada batu.
Kuil Melayang Di Kaki Gunung Hengsan
Bangunan berbaris dari selatan ke utara dan naik secara bertahap seperti seekor naga. Lebih dari empat puluh ruang, kamar dan paviliun di kuil dibagi menjadi tiga kelompok. Melewati gerbang kuil, Anda bisa mencapai bangunan dua lantai – dua gedung bertingkat berdiri berhadapan muka di halaman. Di kedua sisi gerbang candi – paviliun persegi dengan lonceng dan drum. Bangunan utama di antaranya – Hall Shan Guan, di mana “duduk” patung Buddha bersama murid-muridnya. Patung Konfusius, Lao Tzu (cendekiawan di China kuno) dan Sakyamuni, pendiri Konfusianisme, Taoisme dan Buddhisme diabadikan di aula. Patung di aula itu terang, dengan alis hitam
Kuil Melayang Di Kaki Gunung Hengsan
Tebing itu setinggi pelangi, dan jika dilihat dari sisi seberang lembah, akan tampak seperti burung phoenix muda yang terbang di atas tebing.
Kuil Melayang Di Kaki Gunung Hengsan
Kuil ini merupakan tempat ibadah dari tiga keyakinan yaitu Konfusianisme, Taoisme dan Buddhisme.